Thursday, January 5, 2012

What A Girl Wants

"Why are trying so hard to fit in when you are born to stand out?"
Pemeran : Amanda Bynes (Daphne Reynolds), Colin Firth (Henry Dashwood), Kelly Preston (Libby Reynolds), Eileen Atkins (Jocelyn Dashwood), Anna Chancellor (Glynnis Payne), Jonathan Pryce (Alistair Payne), Oliver James (Ian Walacce), Christinna Cole (Clarissa Payne)
Tanggal Liris : 4 April 2003
Rating : 6/10


Daphne Reynolds adalah seorang remaja Amerika yang tumbuh besar di kawasan ChinaTown dan tinggal hanya bersama dengan ibunya, Libby. Berbekal hidup yang berkecukupan, kesulitan untuk masuk kuliah dan bekerja sampingan pada acara-acara pernikahan sebagai pelayan, sementara ibunya menjadi penyanyi dalam pernikahan tersebut. Bukan hal yang aneh bagi Daphne untuk melihat sebuah ritual dansa khas milik the bride-and-the father. Daphne selalu berharap ia bisa melakukan dansa itu suatu saat nanti bersama ayahnya yang entah ada dimana.

Dengan semangat penuh, Daphne diam-diam pergi ke London untuk menemukan ayahnya, dimana ia mendapatkan info tentang keberadaan ayahnya tersebut. Cerita dongeng berpihak padanya. Ayah kandungnya ternyata adalah seorang polotisi bangsawan dan kaya raya, yang sedang matang menjadi sorotan massa dengan gelarnya sebagai Lord
Henry Dashwood. Bukan main kagetnya ketika ayahnya mengetahui keberadaan anaknya tersebut -yang ia tidak pernah tahu bahwa ia memiliki anak- karena Libby memutuskan kabur ketika ia sedang dalam kandungan muda akibat tekanan lingkungan kehidupan bangsawan Henry.

Henry yang tidak pernah berhenti mencintai Libby, sudah terlanjur untuk memutuskan untuk menjalin hubungan dengan seorang wanita yang haus harta bernama Glynnis dan anak perempuannya yang angkuh bernama Clarissa. Tentu saja mereka berusaha menghalangi rencana Daphne untuk membawa Henry kembali bersama Libby untuk menciptakan keluarga yang utuh. Namun Daphne tidak sendiri menghadapi hal ini, karena banyak orang yang mendukung serta menyukainya, salah satunya laki-laki british bernama Ian Walacce.Untuk menjadi bagian dari hidup Henry yang serba megah dan dipenuhi gengsi, Daphne harus menyesuaikan sikapnya dalam bertindak dan berpakaian. Ia harus meninggalkan baju-baju tomboynya dan digantikan dengan busana yang elegan dan mahal. Sikapnya yang apa adanya dan blak-blakan pun dikurangi dengan berubah menjadi wanita yang anggun. Namun, mengapa ia mulai merasa kehilangan jati dirinya dan merasa ini bukan tempat yang tepat baginya? Lalu apa yang ia lakukan untuk memenuhi mimpinya dengan memiliki ayah yang bisa ia ajak berdansa pada suatu hari? Cerita dongen selalu berakhir dengan happy ending, akankah ceritanya pun begitu?

What A Girl Wants adalah salah satu film lama dengan konsep yang sebenarnya biasa-biasa saja. Tapi saya rasa ini yang saya rindukan dari film remaja, yang berbeda dengan film-film tenar jaman sekarang. Mari kita sebut Freaky Friday, Mean Girls, Raise Your Voice dan A Cinderella Story. Film-film tersebut masih terus teringat dan membekas dalam diri saya. Dan lagi saya sengaja menonton ini karena saya rindu sosok Amanda Bynes dalam film remajanya. Amanda Bynes pantas disejajarkan dengan aktris yang cemerlang memainkan peran remajanya seperti Lindsay Lohan dan Hilary Duff. Sosok Oliver James yang dulu sempat tenar ini pun membantu. Cerita dongen klasik, dengan ending yang dapat ditebak, dan cerita yang identik dengan Inggris dan aksennya ini cukup berhasil mengobati kangen saya. Mungkin Anda juga?





No comments:

Post a Comment